Awal atau Akhir?

Kiranya sudah hampir satu tahun lebih aku tak berkunjung ke situs catatan harian elektronikku yang satu ini. Alasannya mungkin karena sibuk? Yak. Sibuk dengan media sosial yang lebih ngetrend lainnya seperti instagram, snapchat, LINE, dan sumber hiburan maa kini, YouTube. Oh iya, sampai lupa. Sibuk sama penelitian dan skripsi. Terakhir ku curahkan isi hati dan pikiranku disini adalah mengenai pengalamanku saat KKP di Natuna setahun yang lalu.

Well, time flies. Baru saja dua hari yang lalu, tepatnya tanggal 11 Oktober 2016 aku melaksanakan sidang skripsi dan dinyatakan lulus. Senang? Iyalah, PASTI. Gimana nggak senang? Aku yang harusnya mundur satu semester karena exchange, ternyata bisa juga lulus cepat. Lulus cepat? Iya.

Jadi sebenarnya saat ku sidang, masih ada beberapa teman di KPM 49 yang belum lulus. Dan mereka itu harusnya bisa lebih dulu dari aku. Anyway, aku juga sangat bersyukur atas pencapaianku ini. Kalau dihitung-hitung, aku melaksanakan penelitian (termasuk nyusun proposal penelitian dan skripsi) kurang lebih 5 bulan saja. Yup. 5 Bulan. Dari Bulan Mei sampai Oktober.

Question : KOK BISA CEPET SIH TY??

Answer : Hmm.. Gimana jawabnya ya? Ya, mungkin karena aku sudah memiliki target sejak awal. Jadi aku itu sudah mempersiapkan sebisa mungkin rencana-rencanaku kedepannya. Termasuk target lulus. Aku sudah menyiapkan penelitian sejak masih Studi Pustaka (SP). Diawal, aku sudah menyiapkan topik penelitianku,yang jatuh pada Modal Sosial. Kemudian aku menentukan siapa yang mampu membimbingku untuk menyelesaikan penelitian ini. Aku pun memilih Ir. Fredian Tonny Nasdian, MS untuk menjadi pembimbing skripsiku. Kenapa beliau? Alasannya adalah karena beliau lah satu-satunya dosen yang kalau menjelaskan kuliah aku bisa paham. Simpel. Setelah dibimbing beliau, aku pun bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya, yaitu kolokium. Alhamdulillah aku termasuk golongan awal yang melakukan kolokium di kala itu. (Jdi singkat cerita, aku itu jadi barengan sama anak aksel KPM 50.) Saat itu aku kolokium pada Hari Senin, 27 Juni 2016. Kemudian aku mulai penelitian tanggal 1 Agustus 2016 dan melanjutkan mengolah data dan menulis skripsi. Sebenarnya aku bukanlah anak yang rajin. Tapi aku memiliki tekad dan semangat yang menggebu-gebu untuk menyelesaikn skripsi. Alasannya? Karena aku nggak mau lama-lama belajar dan menghadapi dunia pembelajaran yang isinya teori dan segala idealismenya. Terus melihat banyak teman-teman KPM 49 yang belum sidang membuatku semakin bersemangat untuk menyaingi mereka. hehehee. Maaf ya. Dibimbing oleh Ir. Fredian Tonny Nasdian, MS membuatku merasa menjadi mahasiswa paling beruntung. Selain baik, beliau sangat mendukungku untuk segera menuntaskan skripsi dan sidang. Tak perlu banyak waktu, ku hany melkukan revisi sekali dengan Bapak dan langsung di acc untuk sidang. Awalnya aku berencana unuk sidang pada 1o Oktober 2016. Tapi karena belum dapat acc dari dosen penguji utama (dosen penguji akademik sudah acc), beum bisa sidang. Alhasil aku pu melakukan sesi curhat dengan Bapak pada tanggal 10 karena belum di acc. Bapakku (Pak Tonny) pun heran mengapa demikian, karena untuk segi substansi sudah bagus. Namun karena dua dosen telah acc untuk sidang (dosbig dan dosen penguji akademik), maka Bapak menyuruhku untuk daftar sidang untuk besoknya dan membantuku meng-sms penguji utama agar bisa sidang. Dosen penguji utamaku akhirnya bersedia dan aku pun sidang pada Hari Selasa, 11 Oktober 2016.

Question : Gimana rasanya pas sidang? Deg-degan nggak? Nggak takut karena ngelangkahin dosen penguji utama?

Answer : Awalnya takut banget. Takut dibantai sama penguji utama. Tapi kata Bapak, nggak usah takut. Karena yang tau kondisi lapang kan aku. JAdi percaya diri aja, InsyaAllah bisa. Aku sih banyak-banyak berdoa pas mau sidang. Aku juga tanya anak bimbingannya penguji utamaku. Alhamdulillah pas sidang aku nggak degdegan sama sekali. Dan Alhamdulillah dosen-dosennya semua baik. Alhamdulillah juga dinyatakan LULUS.

Aku sangat bersyukur dengan pencapaianku. Aku juga bersyukur, meskipun sahabat-sahabatku (Eva, Pinola, Vishy, Sinta) nggak ada yang datang, tapi teman-teman tersayang dan terkasih yang lain pada datang. (nggak usah disebutin satu-satu lah ya). Tapi yang jelas memang ada yang spesial waktu itu.

Aku berterimakasih kepada semua orang, baik itu yang datang maupun tidak. Karena semua juga berkat dukungan dan doa kalian.

Selesai sidang aku sangat amat bahagia. Tapi sehari setelahnya, aku merasa sedih. Inikah akhir dari semua? Karena setelah ini akan sangat sulit bertemu dengan teman-teman. Akan sangat sulit karena tidak ada alasan untuk bertemu. Akan sangat sulit karena setelah ini aku akan menghadapi dunia yang sebenarnya. Dan aku sangat sedih ketika tidak bisa lagi bertemu dengan orang-orang yang kusayang. Semua akan sibuk pada dunia nya masing-masing.

“Ini bukanlah akhir, melainkan awal untuk memulai yang baru.” (Nasdian, 2016)

Oh iya, let me post some photos pas aku sidang..

 

Advertisements

2 thoughts on “Awal atau Akhir?

  1. kak tyaaaaaaaaa wahh aku butuh saran unuk dosbing dong kak ;’) pak tonny stay di kampus dan selalu ada ngga kak??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s